DashboardArtikel10 Tradisi Imlek yang Wajib Diketahui: Makna & Cara Merayakan
Semua Artikel
10 Tradisi Imlek yang Wajib Diketahui: Makna & Cara Merayakan
KALENDER

10 Tradisi Imlek yang Wajib Diketahui: Makna & Cara Merayakan

20 Jan 20268m baca

10 Tradisi Imlek yang Wajib Diketahui

Imlek bukan sekadar perayaan tahun baru, melainkan warisan budaya yang kaya akan makna dan filosofi. Berikut 10 tradisi yang wajib Anda ketahui.

1. Reunion Dinner (Makan Malam Bersama Keluarga)

Malam sebelum Imlek adalah momen terpenting. Seluruh anggota keluarga berkumpul untuk makan malam bersama. Menu yang disajikan punya makna simbolis: ikan utuh (kemakmuran), mi panjang (umur panjang), dan kue keranjang (nian gao, kehidupan yang semakin baik).

2. Sembahyang Tengah Malam

Tepat pergantian tahun, keluarga Tionghoa melakukan sembahyang sebagai rasa syukur dan doa untuk tahun baru. Perlengkapan sembahyang yang dibutuhkan antara lain dupa, lilin merah, dan sajian makanan. Anda bisa menyiapkan perlengkapan sembahyang dari HokiTemple untuk memastikan kelengkapannya.

3. Angpao (Hong Bao)

Amplop merah berisi uang diberikan dari yang lebih tua kepada yang lebih muda, dan dari yang sudah menikah kepada yang belum. Angpao melambangkan harapan baik dan keberuntungan.

4. Bersih-Bersih Rumah Sebelum Imlek

Membersihkan rumah sebelum Imlek berarti menyapu nasib buruk tahun lalu. Tapi ingat, jangan menyapu di hari pertama Imlek karena dipercaya bisa menyapu keberuntungan.

5. Menghias Rumah dengan Warna Merah

Warna merah melambangkan keberuntungan dan menolak bala. Lampion merah, kertas couplet (chunlian), dan hiasan fu terbalik ditempel di pintu dan jendela.

6. Menyalakan Petasan dan Kembang Api

Suara petasan dipercaya mengusir roh jahat (Nian) dan membawa keberuntungan untuk tahun baru.

7. Tradisi Jeruk Mandarin

Jeruk mandarin (kam) diberikan sebagai hadiah karena dalam bahasa Hokkian, jeruk mandarin mirip kata "emas". Selalu berikan dalam jumlah genap.

8. Pantangan Hari Pertama Imlek

Jangan cuci rambut (membuang keberuntungan), jangan pakai baju hitam atau putih, jangan marah-marah, dan jangan bilang hal-hal negatif.

9. Kunjungan ke Sanak Saudara

Selama 15 hari perayaan Imlek, tradisi berkunjung ke rumah saudara dan teman sangat penting untuk mempererat silaturahmi.

10. Cap Go Meh - Penutup Perayaan

Hari ke-15 Imlek ditutup dengan Festival Lampion (Cap Go Meh). Makan tang yuan bersama keluarga melambangkan keharmonisan dan kebersamaan.

Penutup

Setiap tradisi Imlek punya makna mendalam yang menghubungkan generasi. Dengan memahami makna di baliknya, perayaan menjadi lebih bermakna dan terasa istimewa.