Semua Artikel
KALENDER

Tradisi Cap Go Meh: Makna & Perayaan

26 Mar 20268m baca

Tradisi Cap Go Meh - Festival Lampion

Cap Go Meh 2026 jatuh pada tanggal 3 Maret 2026. Cap Go Meh (十五暝) secara harfiah berarti "malam kelima belas" dalam bahasa Hokkien, menandai penutupan perayaan Imlek.

Makna Cap Go Meh

Cap Go Meh juga dikenal sebagai Yuan Xiao Jie (元宵节) atau Festival Lampion. Malam ini melambangkan:

  • Kebersamaan keluarga - Momen terakhir perayaan Imlek
  • Harapan baru - Lampion melambangkan cahaya dan harapan
  • Keharmonisan - Tang yuan bulat melambangkan persatuan

Tradisi Cap Go Meh

1. Festival Lampion

Menggantung dan menerbangkan lampion merah adalah tradisi utama. Lampion melambangkan cahaya yang mengusir kegelapan dan membawa keberuntungan.

2. Makan Tang Yuan

Tang yuan (汤圆) adalah bola ketan berisi wijen atau kacang, disajikan dalam kuah manis. Bentuknya yang bulat melambangkan keharmonisan keluarga.

3. Tebak Teka-Teki Lampion

Tradisi menempelkan teka-teki di lampion (cai deng mi) sudah ada sejak Dinasti Song. Yang bisa menjawab mendapat hadiah kecil.

4. Sembahyang Tian Guan

Malam Cap Go Meh adalah waktu sembahyang Tian Guan (Dewa Langit), memohon berkah dan keberuntungan.

5. Arak-Arakan

Di banyak kota di Indonesia, Cap Go Meh dirayakan dengan arak-arakan barongsai, naga, dan tarian tradisional.

Perlengkapan Cap Go Meh

  • Lampion merah (berbagai ukuran)
  • Lilin untuk lampion
  • Bahan tang yuan (tepung ketan, wijen, gula)
  • Dupa dan lilin untuk sembahyang

Dapatkan lampion dan perlengkapan sembahyang Cap Go Meh di HokiTemple.

Cap Go Meh di Indonesia

Di Indonesia, Cap Go Meh dirayakan meriah di beberapa kota:

  • Singkawang - Tatung dan arak-arakan
  • Semarang - Perayaan di Sam Poo Kong
  • Jakarta - Festival di Glodok/Pecinan
  • Medan - Pesta lampion di Vihara

Kesimpulan

Cap Go Meh adalah penutup yang meriah untuk rangkaian perayaan Imlek. Dengan memahami tradisinya, Anda bisa merayakan dengan lebih bermakna bersama keluarga.